WARGA MASYARAKAT DAN KESADARAN BERPOLITIK

WARGA MASYARAKAT DAN KESADARAN BERPOLITIK

Kesadaran berpolitik bagi warga masyarakat kini sudah mulai tinggi. Ini dikarenakan  semakin membaiknya pendidikan warga negara dan juga sebagai dampak dari globalisasi dalam bidang teknologi dan informasi yang membuat pendidikan berpolitik warga pun semakin terbuka. Hal inilah yang membuat semakin terbukanya kesempatan bagi warga untuk ikut serta berpolitik.

Sebagai warga negara Indonesia kegiatan berpolitik telah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, bahwa semua warga negara baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama dalam bidang hukum, pemerintahan, dan kemerdekaan dalam berserikat dan berkumpul, dalam hal ini adalah berpolitik. Berpolitik yang baik yaitu berpolitik yang bersih lahir maupun batin, cerdas, dan penuh etika serta sopan santun.

Lalu apa wujud  partisipasi warga dalam berpolitik? Banyak cara di antaranya adalah dengan berpartisipasi menjadi anggota partai politik, Lembaga Swadaya Masyarakat,  ataupun beberapa organisasi kecil di masyarakat. Ini bertujuan agar masyarakat bisa selalu mengontrol dan mengkritisi kinerja pemerintah dalam hal kebijakan politik, membantu upaya peningkatan identitas bangsa, dan menjaga integritas nasional, serta ingin selalu berperan dalam pengambilan keputusan politik melalui aksi demo maupun ikut serta dalam pemilu.

Untuk ikut serta mengontrol atau pun mengkritisi pemerintah sebenarnya dapat dilakukan melalui banyak jalan, misalnya melalui media massa atau pun media jejaring sosial, namun ada hal-hal tertentu yang hanya bisa kita lakukan melalui partai politik. Salah satu contoh adalah kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan parlemen yang secara langsung bersentuhan dengan kepentingan bersama yaitu seluruh rakyat Indonesia. Dengan demikian suara atau aspirasi rakyat dapat tertampung melalui partai politik yang dipilih. Dengan kata lain peran warga adalah berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat/pemerintah (social support), melakukan kontrol terhadap pemerintah (social control), dan meminta pertanggungjawaban pemerintah terhadap rakyat (social responsibility).

Berbicara tentang politik, kita tak bisa lepas dari partai. Banyaknya partai membuat warga masyarakat kesulitan untuk memilih. Bagaimana caranya memilih partai politik yang sesuai dengan keinginan masyarakat? Berikut ini beberapa pertimbangan agar kita tidak salah memilih partai.

1. Bukan partai fansclub

Partai ini ditandai dengan pemimpin yang tidak pernah ganti dalam beberapa periode. Pemimpin selalu dielu-elukan dan dianggap figur yang paling cocok untuk menjadi presiden oleh para pengikutnya. Banyak orang yang ikut-ikutan dan hanya mencari keuntungan pribadi saja dalam partai seperti ini.

2. Bukan partai dinasti

Partai ini merupakan kepanjangan tangan dari partai fansclub sebelumnya yang juga beranggotakan orang-orang yang selalu setia. Untuk mempertahankan kedudukannya biasanya pemimpin menyertakan anak dan kerabatnya untuk mengisi jabatan-jabatan struktural di dalam partai.

3. Bukan partai asal ngetop

Partai ini biasanya mengandalkan calon-calonnya dari kalangan orang terkenal baik celebritis maupun publik figur yang lainnya. Yang dipentingkan adalah terkenal baik cantik maupun tampan, soal kualitas calon itu nomor dua. Partai ini juga tak segan-segan mengeluarkan uang untuk membeli suara (money politic).

4. Bukan partai koruptor

Partai yang jelas-jelas beranggotakan para koruptor maupun bekas koruptor harus diwaspadai. Kita harus memilih partai yang bersih dan memihak rakyat. Rasanya sulit untuk mengetahui seberapa bersihnya sebuah partai namun kita bisa meminimalkan dugaan itu dengan melihat program-programnya selama ini. Setidaknya partai yang kita pilih adalah partai yang terbuka dan transparan dalam hal pengelolaan rumah tangga partai. Jadi partai yang menjadi dambaan masyarakat itu bukan hanya partai yang bersih dari korupsi melainkan juga partai yang diharapkan mampu memberantas korupsi.

Yang harus kita sadari adalah bahwa masa depan rakyat dan bangsa ini ditentukan oleh sejauh mana keterlibatan warga masyarakatnya dalam berpolitik. Dengan berpolitik berarti warga masyarakat sekaligus belajar berdemokrasi. Bagaimana pun demokrasi di pandang penting karena merupakan alat yang dapat digunakan untuk mewujudkan kebaikan bersama atau masyarakat dan sebagai wujud pemerintahan yang baik ( good society and good government).

(Ani Zuba)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s