APA YANG HARUS KITA LAKUKAN (by Anik Damogalad)

Hati rasanya deg-degan serta was-was menunggu saat ujian nasional yang terasa semakin mendebarkan jantung. Semua merasakannya dengan harap-harap cemas. Takut kalau-kalau anak kita nggak lulus yang kemudian akan berakibat panjang. Misalnya malu, kuatir ini, itu, beragam yang semuanya gak jelas.

Sebagai orang tua sangatlah wajar jika punya perasaan itu. Manusiawi sekali. Tetapi kita tidak boleh berlarut-larut dalam kemurungan atau kegelisahan. Yang kita lakukan adalah memberi support dan dorongan yang tentu saja bukan berupa paksaan yang justru akan membuat anak kita ketakutan. Jadi wajar saja.

Sebaiknya kita memperbanyak berdoa serta mendekatkan diri kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar putra-putri kita tenang dalam menghadapi ujian serta bisa mengerjakan soal dengan baik. Itu yang kita harapkan.

Kita percaya, bahwa jika kita berdoa dengan sepenuh hati dan ikhlas, niscaya semua kemungkinan akan terjadi. Kita harus percaya bahwa Tuhan Maha Melihat, melihat semua yang dilakukan putra- putri kita dan Tuhan juga Maha Mendengar, mendengar apa yang menjadi doa anak-anak kita dan mendengar doa kita ayah dan ibunya.

Dalam waktu dua minggu menjelang ujian ini kita semua harus menjaga sikap, tingkah laku serta ucapan kita terhadap anak. Kadang-kadang kita tidak mengerti apa yang menjadi keinginan mereka. Anak kita yang berusia remaja itu suka bertingkah aneh-aneh, yang kadang membuat kita jengkel serta kesal. Bagaimana pun dunia mereka berbeda dengan dunia ayah ibunya. Mereka dalam rangka mencari jati diri serta ingin dunianya dimengerti.

Untuk itu, kesabaran serta pengertian kita sangat diperlukan. Kita juga tidak bisa mengekang mereka untuk tidak boleh ini dan itu. Kita terus mengingatkan bahwa belajar itu sangat penting serta harus selalu memanfaatkan waktu yang ada. Mengingatkan mereka juga dengan bahasa yang penuh pengertian bukan dengan nada memerintah. Karena di usia mereka cenderung minta dimengerti serta menghindari perintah kita.

Jadi waktu 2 minggu menjelang ke ujian nasinonal itu harus benar2 dimanfaatkan untuk melakukan hal yang positif (we have to do all the positive things) dan berdoa (and pray). Apa pun keadaannya, kita harus bersama-sama melakukan hal-hal baik dalam rangka menunggu saat-saat yang menentukan ini. Juga mendoakan putra-putri kita dengan doa yang baik pula.

Semoga bermanfaat bagi semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s