PENAT

PENAT

Hari ini sangat tak seperti biasanya, begitu melelahkan. Bener-bener ngedrop abis. Sangat tak menggairahkan. Gejala-gejala ini bahkan telah kurasakan sejak beberapa hari ini. rasanya begitu tak berdaya, dan anehnya aku kenapa jadi menikmatinya? Menikmati kelelahan yang berefek pada kemalasan, padahal deadline dan targetku bulan ini nggak main-main. AKHIR BULAN INI KE PENERBIT, menyelesaikan majalah sekolah, serta satu lagi menulis untuk majalah baru.

Parah, sungguh sangat parah. Kemalasanku sungguh sangat memuncak dan tak beralasan.

Atau memang rasa bosanku ini karena tumpukan beban yang semakin banyak, dalam artian tumpukan beban beberapa target yang sempat tertunda padahal aku ingin segera menyelesaikannya. Dan, satu-satunya cara untuk refreshing pun sudah kulakukan yaitu dengan berselancar di dunia maya. Aku membaca berbagai artikel menarik, melihat berbagai desain baju dan tas karena memang itulah kesukaanku. Kucoba juga mendengarkan musik serta lagu-lagu kesukaanku, makan makanan kesukaanku namun tetap rasa lelah itu belum berkurang.

Aku tak suka pergi jalan-jalan ke luar ruangan atau ke suatu tempat apalagi di siang hari. Aku lebih suka tidur atau bersantai-santai di rumah.

Sampai aku membayangkan hal-hal indah yang menjadi impianku. Aku bisa menyelesaikan novel ini lalu terbang ke Nepal, ke Negara yang menjadi setting novelku, dan aku bisa berkeliling ke seluruh negeri impianku. Namun lagi-lagi alam bawah sadarku tetap lelah. Menolak hal-hal indah yang sebelumnya telah kubangun.

Ataukah aku banyak memikirkan kampung halamanku? Yaah…itu termasuk juga. Mau nggak mau itu telah menjadi tanggung jawabku dan aku tak bisa bahkan tak boleh menolaknya. Tuntutan untuk aku kembali ke kota kelahiranku sangat besar sedangkan aku berpikir mana mungkin aku tinggal di sana. Presentase terbesar biang kelelahanku adalah hal ini.

Semoga dalam beberapa saat ini aku bisa berpikir jernih tentang apa yang harus aku lakukan, sehingga itu menjadi keputusan terbaikku. Aku tak ingin hal yang satu ini berlarut-larut tak menentu.

Sebenarnya ada beberapa kegiatan yang bisa kulakukan untuk kesibukanku di rumah, menulis, mendesain kerajinan tangan yang bisa kujadikan bisnis baru, berkebun, maupun beternak. Namun sungguh kenapa nyali besarku belum juga muncul. Aku harus berpikir sejuta kali sebelum memutuskannya karena itu menyangkut masa depanku sendiri.

Apa pun situasinya yang pasti saat menulis ini aku masih lelah, dan berharap setelah ini agak berkurang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s