NEPAL: NEGERI IMPIAN 3, RHODODENDRON (Anik Damogalad)

Masing2 negara pasti memiliki bunga nasional. Disebut bunga nasional karena bunga ini banyak tumbuh di negara tersebut. Misalnya, Belanda, dikenal dengan bunga tulip, Indonesia mempunyai melati sebagai bunga nasional. Kenapa suatu bunga dipilih menjadi bunga nasional? Itu karena hampir di setiap penjuru kita bisa menemukan bunga itu.

Begitu juga dengan Nepal, juga mempunyai bunga nasional. Ya, rodhodendron, flower of Nepal, itu yang menjadi ciri khas Nepal. Bunga ini tumbuh di semua tempat di wilayah Nepal. Kita tahu bahwa Nepal sebagian besar wilayahnya terdiri dari bukit dan pegunungan. Nah, bunga rhododendron ini dengan mudah tumbuh di tempat itu. Ia dapat tumbuh di ketinggian di atas 1000 m dpl.

Warnanya yang cerah, dari putih, pink, serta merah menyala menghiasi di seluruh perbukitan dan gunung di Nepal. Jika kita lihat dari kejauhan, warnanya sungguh eksotis. Merah, di antara hijaunya hutan dan merah antara putihnya salju yang membalut gunung. Apalagi jika kita melihatnya dari jendela dalam pesawat, sungguh luar biasa.
Rhododendron family dari Ericaceae merupakan tumbuhan semak, artinya bunga ini tumbuh berumpun, mempunyai banyak varietas, baik bentuk maupun warna. Mulai bentuk yang kecil sampai yang bertajuk besar. Tinggi pohonnya 10 sampai 100 cm untuk yang spesies kecil dan paling tinggi adalah Rhododendron Gigantium, tingginya bisa sampai 30 meter. Ada sekitar 1000 spesies rhododendron. Contoh beberapa varietasnya antara lain: Rhododendron atlanticum, Rhododendron luteum, Rhododendron canadense, Rhododendron catawbiense.

Semua memesona. Rhododendron yang di Nepal kebanyakan berjenis Rhododendron arbeurium, yaitu rhododendron dengan tajuk besar dan berumpun lebat. Jika ingin menikmati indahnya Rhododendron, kita bisa datang ke Nepal antara bulan Mei sampai bulan Oktober. Karena di bulan-bulan itu keeksotisannya akan bisa kita nikmati dengan sempurna.

Bunga ini banyak ditemukan di sembarang tempat, tidak hanya di lereng gunung saja, tetapi di pekarangan rumah pun ditemukan. Di sepanjang jalan, rhododendron sebagai tanaman peneduh bagi pejalan kaki. Jika ditanam di pekarangan rumah, sangat bagus, di samping untuk pelindung juga untuk penghias halaman, sangat indah, apalagi jika saat musim berbunga.

Rhododenron banyak dibudidayakan di Nepal karena selain menjadi plant di taman, juga bunganya banyak dipakai untuk bersembahyang. Kita tahu bahwa dalam agama Budha dan Hindhu media untuk bersembahyang adalah bunga. Dan rhododendronlah yang bisa memenuhi untuk itu.

Dalam persembahyangan agama Budha dan Hindhu bunga ini dirangkai dan dipadukan dengan bunga lainnya misalnya marry gold yang berwarna orange menyala. Dalam acara2 nasional, misalnya peringatan tahun baru Nepal yang jatuh pada bulan April, atau dalam acara2 keagamaan lainnya seperti hari raya TIHAR, DHASAIN, atau DIWALI, rhododendron lah yang banyak menghiasi.

Bukan hanya itu, dalam pengobatan bunga ini bisa juga dilakukan untuk mengobati radang, bahkan untuk obat antihepatitis. Sampai saat ini masih banyak dilakukan penelitian ilmiah untuk kegunaan bunga ini.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s