MEMANFAATKAN LIBURAN DENGAN ANAK

Liburan telah tiba. Saat yang sangat ditunggu oleh putra-putri kita. Ke mana rencana mereka dalam liburan ini? Banyak pasti, dan itu semua mereka lakukan dengan teman-temannya, bukan bersama kita.
Padahal kita menginginkan anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang baik dalam segala hal, serta bisa dewasa dalam bersikap, karena kita tahu bahwa di usia remaja SMA ini mereka rentan terhadap segala pengaruh. Jujur, hal itulah yang sangat kita takutkan.
Tanpa kita sadari, segala bentuk modernisasi yang menuntut kita untuk bekerja serta melakukan segala sesuatu harus serba cepat. Ditambah lagi kita tinggal di kota besar seperti Jakarta dengan segala problematikanya, membuat kita seolah menomorduakan keluarga, bahkan menjadikan kita lupa bahwa kita juga memiliki anak yang perlu perhatian dari ayah ibunya.
Kali inilah saat yang tepat juga untuk membayar perhatian yang selama ini terlupakan bahkan terabaikan karena kesibukan kita yang begitu menyita waktu sampai kadang kita melupakan kodrat kita sebagai orang tua. Kita dapat memanfaatkan momen liburan dua minggu ini untuk lebih berdekatan dengannya. Tidak hanya dekat secara hati, tetapi juga dekat secara fisik. Kita dapat memberikan perhatian. Tidak harus perhatian yang besar, perhatian-perhatian kecil pun akan lebih berarti jika kita berikan dengan kasih sayang yang tulus.
Apa yang bisa kita lakukan? Sangat banyak. Jika hari-hari biasanya kita sibuk dengan pekerjaan kantor dan putra-putri kita sibuk dengan urusan sekolahnya kini kita bisa mulai memperhatikan hal-hal kecil serta ringan. Kita bisa memulainya dari mana saja, menanyakan bagaimana cerita-cerita seru di sekolah, pengalaman bersama teman-temannya, bahkan juga cerita guru-gurunya. Itu dapat kita lakukan saat makan malam bersama. Ya, apa salahnya kita meluangkan waktu sejenak untuk bisa berkumpul bersama di satu meja makan untuk berbagi cerita atau share dengan anggota keluarga.
Yakin, putra-putri kita akan merasa bahwa sebenarnya ayah ibunya juga memperhatikan dan menyayangi mereka. Kita bisa berdiskusi tentang pribadi masing-masing. Kita bisa memberi pengertian kepadanya bahwa ayah ibu bekerja serius setiap hari, pergi pagi-pagi serta pulang malam itu semata-mata juga untuk mereka. Untuk kelangsungan pendidikan mereka sehingga menjadikan mereka labih baik lagi.
Jika kita tetap tidak mempunyai waktu untuk berkumpul saat mereka liburan sekolah, kita bisa menyisihkan waktu di hari Sabtu atau Minggu. Sebisa mungkin kita jangan membawa pekerjaan kantor ke rumah di waktu dua hari itu. harus benar-benar kita sadari bahwa putra-putri kita sangat memerlukan kehadiran kita di dekatnya. Mereka akan kecewa bahwa ayah ibunya teramat sibuk sehingga mengabaikan keberadaan mereka sebagai anak. Apalagi sekarang liburan sekolah, mereka butuh perhatian pula.
Walaupun mereka diam, dalam hati mereka sebenarnya protes pada kita. Hanya saja kita tidak merasakan wujud protes mereka. Kita pikir mereka aman-aman saja kita tinggal setiap hari. Padahal mereka juga ingin seperti yang lain, diperhatikan dan didengarkan segala keluh kesahnya.
Jadi tunggu apalagi, segera berikan perhatian kepada mereka sebelum kita terlambat. Maksudnya, jika kita terus-terusan sibuk tanpa mempedulikan mereka dan tidak menyisihkan waktu untuk sekedar bersay- hello, menanyakan keadaannya, kegiatannya, bukan mustahil ia akan mencari teman lain yang lebih bisa mengerti dan memberi perhatian lebih. Jika menemukan teman curhat yang positif tak mengapa. Bagaimana jika tempat yang ia temukan adalah negatif, itu yang kita tidak kita inginkan.
Untuk itu, selama liburan sekolah kali ini mari kita mencoba untuk berlibur juga, dalam artian berlibur untuk tidak egois, berlibur untuk memperhatikan diri sendiri, ganti waktunya untuk mempedulikan putri-putri kita. Karena sadar atau tidak sebenarnya kita berharap banyak kepada putra-putri kita. Merekalah penerus kita, penyejuk hati kita serta bisa membawa nama baik kita. Jadi, tunggu apa lagi, kita bersatu hati dalam liburan ini. (anik)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s