NEPAL: NEGERI IMPIAN 1 (Anik Damogalad)

Cita-cita? Wah, jika ditanya apa keinginan kamu yang ingin kamu wujudkan nanti? Baik dalam waktu dekat ataupun waktu lama? Sepertinya semua orang punya keinginan, bahkan keinginan itu sudah menjadi satu semacam obsesi.

Begitu juga saya. Saya terobsesi sekali dengan suatu Negara, yang membuatku selalu terkagum-kagum. Bahkan sudah menjadi sebuah mimpi yang kadang kala menyesakkan hatiku, kapan aku bisa mewujudkan itu? Bisa ke sana, menatap sepuas hati dan berkeliling di setiap sudutnya yang sungguh menurutku sangat spektakuler.

Aku ingat ketika kecil dulu, ibuku yang punya hobby berat membaca selalu bercerita tentang Himalaya, gunung tertinggi yang punya sejuta misteri. Puncak bersalju dengan warna perak kadang keemasan selalu memenuhi kepalaku. Ibuku bercerita bagaimana salju abadi yang menyimpan misteri serta penuh keganasan bagi para pendaki yang gagal ke sana.

Aku sendiri tinggal tidak jauh dari gunung Lawu, sekitar 16 km dari rumah. Kalau aku jalan-jalan ke belakang rumah, yang kebetulan masih berupa sawah yang membentang luas, akan terlihat jelasnya gunung Lawu, yang menurutku sudah tinggi sekali, kira-kira 3350 m dpl. Menjulang dengan amat megahnya. Dengan kawah candradimukanya yang konon sering digunakan orang untuk menyepi mencari wangsit.

Bagaimana dengan Himalaya yang sering ibu dongengkan untukku? Tingginya mencapai 8488 m. Hampir tiga kali lipat dari Lawu. Very great…..

Sampai sekarang angan-angan itu masih memenuhi kepalaku. Kapan aku bisa ke sana? Kapan aku bisa memandangnya dari dekat? Lalu bisa menuliskannya dalam sebuah catatan yang indah, sehingga aku bisa menceritakan semua itu untuk semua orang yang belum pernah ke sana.

Aku mencoba melakukan semua obsesiku itu sementara ini dengan jalan browsing di internet. Menjelajahi segala isi dan pelosoknya lalu menyimpannya dalam fileku. Setidaknya itu bisa mengobati angan-anganku yang entah kapan aku bisa wujudkan. Karena untuk bisa menikmati keindahannya dari dekat aku harus merogoh kantong minimal 4000$ US. Wah……..thats very expensive. So, kapan ya? Tapi saya juga berusaha untuk menabung juga.

Selain itu aku juga mempunyai beberapa teman dari Nepal. Mereka tinggal di tempat yang berbeda satu dengan yang lain. Dengan cara begitu aku bisa semakin dekat dan mudah untuk mengenalnya. Mereka dengan senang hati berbagi cerita denganku. Apa yang aku tanyakan selalu mereka jawab dengan antusias. Mulai dari budaya, keadaan wilayah, sampai soal makanan semuanya aku tanyakan.

Mereka semua tahu bahwa aku interest sekali dengan negaranya. So, ia dengan semangat juga mau berbagi denganku. Kami chat dan berkirim e-mail. Itu yang kami lakukan. Aku yakin, suatu saat aku bisa pergi ke sana untuk mewujudkan semua impianku. Walaupun untuk semua itu harga yang harus aku bayar sangat mahal. Bukan hanya uang, tetapi juga waktu dan mungkin hal lain yang tak mungkin kumengerti.

One thought on “NEPAL: NEGERI IMPIAN 1 (Anik Damogalad)

  1. wah mbak saya ingin tanya sesuatu nih…boleh kan?
    saya mau tanya arti dari tulisan ini apa?

    MO TIMI LAI MAN PORSA

    kata teman seh itu bahasa nepal
    bantu saya yah mbak
    maksih banyak sbelumnya

    ohyah…maaf bila pertanyaan ini saya ajukan di sini
    karena saya tidak tahu alamat email atau id ym anda
    id ym dan email saya :
    didi_oslo@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s