NATO: NOTHING ACTION TALK ONLY (Anik Damogalad)

Jangan hanya bicara saja!!!!
Jangan hanya bicara, tindakan atau perbuatan lebih diperlukan dari pada sekedar ngomong.

Jangan suka dengan falsafah NATO. Apa itu? Nothing Action Talk Only. Jadi hanya banyak bicara tetapi tanpa bertindak sama sekali.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita lebih mudah mengatakan ini, ngomong itu. Sibuk berkomentar ini, berkomentar itu, atau mungkin kita lebih banyak ngomongin orang alias ngegosip. Lebih aneh lagi kalau yang kita gosipin sesuatu yang nggak jelas. Terkadang lagi, bukan masalah kita yang kita bicarakan, masalah orang lain yang jelas-jelas kita tidak tahu persoalannya dan tidak tahu batas-batas wilayah teritorial pembicaraan, kita ikutan berkomentar alias berkoar. Lucu dan aneh bukan?

Lalu, saatnya kita berubah. Ya, mengubah kebiasaan yang jelas-jelas sangat buruk, selain itu juga berdampak negatif buat kita semua. Waktu yang seharusnya dapat digunakan dengan cara mengisinya dengan hal-hal atau kegiatan yang positif, jangan biarkan terbuang percuma.

Banyak bicara tanpa kerja atau tanpa menghasilkan sesuatu akan membuat kita dicap sebagai orang bermulut besar atau pembual. Buktinya, tak satupun hasil diciptakan dari omongan orang itu. Sedih kan? Kita akan dicaci dan bahkan dimaki. Bukan mustahil jika lama-lama kita pun akan dijauhi banyak orang, mulai dari temen-temen dekat, teman sekantor, bahkan bos pun ikut-ikutan pusing melihat tingkah laku kita yang menyebalkan itu.

So, berhenti dan jangan lagi ngomong melulu. Tetapi segera realisasikan semua yang menjadi ide atau pikiran kita menjadi hal yang nyata serta berwujud. Jika ini kita lakukan, wah…orang lain bisa angkat topi terhadap hasil yang kita peroleh.

Contohnya, ada seorang yang mengatakan ia bisa memasak makanan eropa sekelas hotel berbintang. Ia sibuk ngoceh sana-ngoceh sini nggak karuan sehingga membuat orang yang mendengarnya mencibir sebal. Dengan sombongnya ia berbicara di depan seluruh teman-temannya di kantor kalau ia bisa melakukan hal itu.

Siapa sangka sebenarnya teman-temannya sudah bosan dengan cerita besar yang dia katakan. Orang tersebut ngomong besar bukan hanya hal satu itu, tentang keahliannya memasak, tetapi juga dalam hal yang lainnya. Percaya atau tidak, lama kelamaan ia akan dijauhi bahkan dimusuhi oleh rekan-rekan serta sahabatnya.

Lain halnya jika ia mengatakan bahwa ia jago memasak, akan tetapi ia sesekali membawa masakannya ke kantor serta membagikannya kepada teman-temannya untuk ikut mencicipi. Itu akan terasa berbeda, tidak akan ada lagi cibiran atau omongan bahwa kita bisanya hanya ngomong doang alias banyak bicara tanpa arti apa-apa.

Maka itu, sekedar untuk mengingatkan saja, mulai sekarang segera lakukan apa yang menjadi pekerjaan kita dengan baik. Jangan hanya bisa bicara saja, tapi tanpa satu pun hasil yang bisa kita perlihatkan kepada orang lain. Pekerjaan itu tidak terbatas hanya pada pekerjaan kantor yang sangat menyita waktu saja. Juga pekerjaan lain yang kita anggap ringan pun harus cepat kita kerjakan, jangan hanya bisa kita omongin tanpa kita berusaha untuk menyelesaikannya.

Jadi kita tidak akan di cap sebagai NATO (Nothing Action Talk Only).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s