MENJADI ORANG TUA EFEKTIF (Senin, 12 Mei 2008)

Semua orang tua di dunia pasti menginginkan anak-anaknya berhasil serta sukses, tidak hanya di sekolah tetapi juga dalam kehidupannya. Untuk mencapai semua itu, dibutuhkan kerja keras bukan hanya dari anak, melainkan peran serta orang tua juga diperlukan.

Sebenarnya semua kesuksesan itu bisa  kita bentuk bersama-sama. Asalkan peran orang tua benar-benar maksimal. Apa yang harus orang tua lakukan?

Kasih sayang

Memberikan kasih sayang yang cukup kepada si buah hati merupakan kewajiban kita sebagai orang tua. Siapa lagi yang akan memberikan kasih sayang itu kalau bukan kita. Selain itu juga bukti cinta kita karena kita telah melahirkannya. Kasih sayang bukan dilakukan dalam bentuk over protektif atau memberikan perlindungan secara berlebihan. Kasih sayang dapat kita berikan dalam bentuk lain sekalipun itu sederhana.

Tatapan mata dan sentuhan kecil, atau pelukan yang kita berikan kepada mereka cukup untuk memberikan arti dan keyakinan bahwa kita sangat menyayangi mereka.

Perhatian

Sesibuk apa pun kita sebagai orang tua hendaknya tetap kita harus meluangkan waktu untuk anak-anak kita. Bukan jumlah jam atau kuantitas dari pertemuan itu melainkan kualitas dari pertemuan itu yang harus kita tingkatkan. Apalah artinya jika kita bertemu setiap hari kalau kita tetap tidak memperhatikan anak kita. Sekedar menanyakan bagaimana kejadian di sekolah, sudah mengerjakan pe-er, atau bagaimana kabar teman-temannya di sekolah. Jika itu kita lakukan, sudah lebih dari cukup. Begitu pula jumlah pertemuan tidak menjamin apakah seorang anak itu berlimpahan  kasih sayang. Walaupun setiap hari bertemu, tetapi kalau  kita tidak bernah bertegur sapa bahkan cenderung bersikap cuek itu bukan memberikan kasih sayang. 

Memberikan kesempatan

Percaya atau tidak jika kita sebagai orang tua terlalu mengekang tanpa memberikan kebebasan  terhadap anak, itu pun tidak baik. Atau terlalu over protektif pun tidak juga baik. Karena kita terlalu melindungi sehingga itu dapat mematikan kreativitas anak.

Sebaiknya bagaimana? Orang tua yang demokratis akan  memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi dirinya agar ia berkembang sesuai potensi yang dimilikinya. Pada diri individu mereka, tersimpan satu potensi dan kekuatan besar yang bisa dikembangkan, yang semua itu dapat menunjang kehidupannya kelak di kemudian hari.

Memberi kebebasan sama dengan memberikan ruang dan waktunya untuk belajar dan berusaha  terus sesuai dengan kekuatannya. Tetapi  kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan yang bertanggung jawab, bukan kebebasan yang kebablasan. Dan percaya atau tidak,  ketika kita memberikan kebebasan penuh kepada mereka, ia akan menggunakan kepercayaan itu sebaik mungkin dan tidak akan menyalahgunakannya karena ia tahu itu merupakan bukti orang tua akan kasih sayangnya pada mereka.

Memberikan kesempatan untuk mencoba hal-hal baru juga diperlukan agar mereka terbiasa menemukan sesuatu yang sama sekali belum pernah dilakukannya. Otomatis ini akan menambah pengalaman yang paling berharga buat mereka. Dan ini adalah harta yang tak ternilai harganya buat mereka. Salah satu contoh adalah, jika anak lelaki menginginkan untuk mengikuti kegiatan mendaki gunung atau olah raga yang jenisnya menantang mereka, kita sebagai orang tua harus membolehkan mereka untuk ikut. Kalau itu memang sudah disukai, kita harus memeberikan izin untuk mereka, bukan malah mengekang dengan alasan berbahaya atau yang lain.

Sikap demikian  akan membantunya untuk membangun mental anak untuk terus dan terus belajar agar tidak mudah patah semangat. Ini berguna untuk kemudian hari agar ia menjadi anak yang tangguh dan kuat dalam menghadapi persaingan  hidup dan bermasyarakat. Karena mau nggak mau mereka harus siap menghadapi perubahan yang terjadi setiap saat dalam hidupnya.

Untuk semua keberhasilan itu, dukungan orang tua sangat diharapkan. Jangan sampai orang tua dengan dalih atau alasan apa pun mencoba menghambat  segala  potensi yang terdapat pada diri mereka. Karena dukungan orang tua akan memberikan perkembangan terhadap pola pikir, memberikan kebebasan, dan mengembangkan kreativitas mereka. Hal inilah yang menjadikan seorang anak berhasil dalam hidupnya kelak.

Semoga bermanfaat bagi kita para orang tua yang selalu peduli terhadap tumbuh kembang anak.   

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s