<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Anikzd's Weblog</title>
	<atom:link href="http://anikzd.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anikzd.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Oct 2011 09:45:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anikzd.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Anikzd's Weblog</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anikzd.wordpress.com/osd.xml" title="Anikzd&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anikzd.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>GADIS MANIS DI VILLA 61</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/gadis-manis-di-villa-61-2/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/gadis-manis-di-villa-61-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 09:45:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiction]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Jam sudah menunjukkan pukul 03.00 dini hari. Namun mata Mika tak juga terpejam. Tidurnya gelisah. Ia miringkan badannya untuk mengubah posisi tidur. Siapa tahu ia tak bisa tidur gara-gara itu. Tidak juga. Ia membolak-balikan badannya. Bayangan gadis itu terus memenuhi kepalanya. Ia tak tahu perasaan apa namanya. Yang jelas rasa itu persis sama seperti yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=269&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jam sudah menunjukkan pukul 03.00 dini hari. Namun mata Mika tak juga terpejam. Tidurnya gelisah. Ia miringkan badannya untuk mengubah posisi tidur. Siapa tahu ia tak bisa tidur gara-gara itu. Tidak juga. Ia membolak-balikan badannya. Bayangan gadis itu terus memenuhi kepalanya. Ia tak tahu perasaan apa namanya. Yang jelas rasa itu persis sama seperti yang Mika rasakan dua tahun lalu bersama Noni. Ya, Noni yang kini sudah pergi jauh. Dan Mika tak ingin mengingatnya kembali saat-saat itu. Sangat menyakitkan hati. Bahkan janjinya, ia tak kan mau lagi mengenal gadis manapun juga.   </p>
<p>Tapi kali ini lain. Ia berubah. Bukan  lagi Mika yang dulu. ”Loe kenapa, Mik!, tanya Dito. Yang ditanya malah bengong. ”Mik, ceritalah ke kita-kita. Itu kalo kamu masih nganggep kita ini temen loe”.  Memang nggak biasanya Mika pendiem. Mereka tahu, Mika itu orangnya care  banget. Tapi sudah hampir seminggu ini Mika lain dari biasanya. </p>
<p>Sore itu langit cerah. Mereka baru tiba dari Jakarta. Rencananya mereka bertiga ingin menghabiskan liburan semesternya di villa milik Papa Mika. Sudah yang  ketiga kalinya mereka berlibur di tempat ini. Villa keluarga Mika sangat luas. Fasilitasnya pun lengkap.  Ada lapangan untuk olah raga. Lumayan, walaupun tak terlalu besar cukup untuk bermain basket dan sepak bola bersepuluh. Sebelah kanan villa, ada kolam renang yang cukup luas. Sebenarnya villa ini memang diperuntukkan buat Mika. Tapi itu nanti. Maksud Papa Mika, akan diberikan kepadanya jika Mika sudah dewasa. Keluarga Hadi, papa Mika semuanya tinggal di Jakarta. Yang menunggu villa ini dari dulu Bi Narmi dan keluarganya yang sudah dianggap keluarga sendiri oleh Papa Mika.  </p>
<p>Villa itu terletak di lereng gunung Lawu yang sekitarnya banyak dikelilingi oleh kebun teh. Villa ini dibuat baru lima tahun lalu.<br />
Tidak banyak villa yang didirikan di daerah tersebut. Tidak sepadat kawasan Puncak. Dan salah satu di antaranya begitu menarik perhatian Mika. Villa no 61 yang berdiri megah di ujung jalan dekat sungai kecil. Raut wajah manis telah merebut hatinya yang selama ini beku. Seketika mencair memenuhi rongga hatinya.        </p>
<p>Berawal dari suatu pagi saat Mika lari mengelilingi jalan setapak di antara kebun teh. Ia melewati salah satu villa yang halamannya rimbun penuh dengan berbagai pohon buah-buahan. Tembok pagarnya tinggi. Tetapi bagian tengah tembok terdapat jeruji besi sehingga bagian dalam dari villa itu masih dapat terlihat dari luar. Dan mata Mika tertumbuk pada seorang gadis berambut panjang . Gadis itu sedang membaca buku di kursi teras berwarna putih. Sepertinya ia asyik dengan cerita yang dibacanya.<br />
Mika tertegun. Jantungnya terkesiap. ”Siapa dia?”, batinnya sendirian. </p>
<p>Tak sengaja gadis itu pun memandang ke arah jalanan tempat Mika berdiri terpaku di situ. Mata mereka bersirobok bertemu. ”Ah, dia melihatku”, gumam Mika. Gadis itu tersenyum. Sama seperti Mika.    </p>
<p>Dan Mika tak dapat memejamkan mata barang sepicing pun. Hatinya gelisah. Besok ia harus menemui gadis itu. Paling tidak berusaha untuk berkenalan.       </p>
<p>”Namaku Sasa”, ia mengulurkan tangannya malu-malu. ”Kamu tinggal di villa yang berwarna biru itu kan?, lanjutnya sambil tangannya menunjuk villa keluarga Hadi. Kening Mika berkerut. ”Kok kamu tahu?”. ”Ya tahu lah”, sahut Sasa. Ternyata Sasa tahu banyak tentang keluarganya. Itu yang membuat Mika semakin ingin mengenali lebih jauh<br />
 tentang pribadi Sasa. Gadis itu penuh daya tarik.  Dan diam-diam Mika menyukainya.     </p>
<p>Sasa mengaku  sedang berlibur juga di villa itu. Ternyata ia  seperti Mika juga, kelas 2 SMA. Makanya ketika ngomong mereka berdua sangat nyambung. Dan Mika sangat menikmati saat-saat seperti itu. ”Sa, kamu tinggal sama siapa di sini?”, tanya Mika.<br />
”Oo, ada Bi Karni dan Pak Mijo di dalam. Memang kenapa?, jawabnya. ”Nggak. Nggak pa- pa”. Mereka selalu melewatkan setiap hari berdua. Kalau tidak ngobrol di teras depan, mereka asyik membaca buku di bawah pohon rambutan yang banyak tumbuh di halaman villa Sasa. Kebetulan hobby Mika sama dengan Sasa. Lebih kebetulan lagi ternyata Sasa banyak punya koleksi komik dan novel yang bagus-bagus.   </p>
<p>”Mik, kayaknya loe udah mulai jatuh cinta deh, sama cewek itu”, kata Willy. ”Tapi kita-kita ngedukung loe kok. Kayaknya Sasa baik banget sama Loe”.<br />
”Cepet jadiin aja, Mik. Keburu orang lain yang nyamber lho&#8230;”’ timpal Doni.<br />
”Paling kamu Don, yang nyamber. Kayak nggak tahu kamu aja”’ samber Willy.<br />
”Ya enggak mungkin lah&#8230;Masa tega sama temen”.<br />
”Sudah. Sudah. Berisik aja nih. Gua ngantuk. Mau tidur duluan”. Mika ngeloyor pergi meninggalkan mereka berdua.<br />
”Iya deh&#8230;yang lagi jatuh hati. Sensi banget&#8230;.”.     </p>
<p>Mika meletakkan lipatan sampul berwarna biru di lipatan buku novel yang dipinjamnya dari Sasa kemarin sore. Ia berjanji akan menemui Sasa dan menyampaikan surat bersampul biru itu kepadanya. Dalam sampul biru itu, Mika menuliskan puisi-puisi cinta dan perasaannya kepada Sasa. Romantis memang. Itulah Mika. Dibalik sosok badannya yang gagah tersimpan perasaan yang lembut. Ia berjanji mulai sekarang akan membuka hatinya untuk Sasa. Gadis manis penghuni villa no 61. </p>
<p>Pagi ini lain dari biasanya. Sedikit mendung, bahkan seperti mau hujan. Tapi Mika tak peduli. Ia sudah berjanji pagi ini mau menemui Sasa untuk mengembalikan novel yang dipinjamnya tiga hari yang lalu. Bukan hanya itu, yang lebih penting lagi Mika bertekad ingin mengutarakan isi hatinya. Bagaimanapun, Sasa telah berhasil mengisi ruang hatinya yang selama ini kosong. Ada warna tersendiri dalam hari-hari Mika.  </p>
<p>Sengaja Mika memakai T.Shirt warna kesukaan Sasa, warna biru gelap. Mika tahu itu ketika mereka bercanda berdua di bawah pohon rambutan sambil membaca komik. Mika ingin Sasa tahu bahwa ia punya perasaan khusus untuknya.     </p>
<p>Di luar hujan mulai rintik-rintik kecil, tapi tak cukup untuk membasahi badan Mika. Ia berlari-lari kecil menyusuri jalan setapak di antara kebun teh. ”Mudah-mudahan Sasa mau menerimaku”, Aku terlanjur menyukainya”, gumam Mika sendirian. </p>
<p>Ia membayangkan, pasti gadis itu sedang membaca novel kesukaannya. Dan Sasa paling menyukai T-Shirt putih yang dipadu dengan jeans.  Walaupun ia katakan pada Mika kalau warna kesukaannya adalah biru gelap. Mika tak peduli itu. Ia berlari sedikit lagi sampai di villa itu.<br />
Langkahnya terhenti.<br />
Ia tertegun. Ada beberapa mobil diparkir di halaman villa putih itu. ”Siapa gerangan?, batinnya. Sejenak Mika ragu. Masuk, enggak. Masuk, enggak. ”Kenapa Sasa tak cerita padaku?. Sepertinya akan ada acara di villa itu”, lagi-lagi Mika berpikir. </p>
<p>Dilihatnya novel berisi sampul biru masih di tangannya. ”Puisi ini harus kuberikan padanya”, Mika tampak agak bingung. Hati kecilnya takut juga jika ia nekad memasuki villa itu. Apalagi ia belum pernah bertemu sekalipun dengan papa Sasa. Walaupun Sasa cerita kalau papanya sangat baik padanya. </p>
<p>Tapi Mika lagi-lagi tak peduli. Entah keberanian apa yang mendorong kakinya untuk melangkah memasuki halaman itu. </p>
<p>”Selamat pagi Om?, sapa hormat Mika pada laki-laki yang sepertinya papa Sasa. Ia hanya mengira-ira karena dilihat sepintas wajah Sasa mirip dengan laki-laki yang kini berdiri di depannya.<br />
”Oh.,pagi juga. Siapa ya?, dahinya berkerut menyiratkan rasa heran.<br />
”Saya Mika Om, teman Sasa”, jawab Mika. Tapi tetap terasa agak gugup ketika ia ditanya begitu.<br />
Laki-laki itu kaget. Terlihat sangat kebingungan. Dan Mika melihat perubahan wajah itu.<br />
”Maaf Om, Sasa ada nggak Om?, tanya Mika. Entah mengapa sepertinya Mika ingin secepatnya menemui gadis itu dan tak ingin berlama-lama ngobrol yang tidak perlu dengan orang yang mirip dengan Sasa ini. </p>
<p>Mika tak sabar. Dilihatnya banyak orang mondar-mandir di halaman villa. Juga di dalam ruangan. Seperti akan ada selamatan. Bukan pesta karena Mika lihat suasananya sangat berbeda dengan pesta-pesta yang lain. Wajah mereka jauh dari berbinar-binar tetapi lebih menyiratkan kedukaan.</p>
<p>”Silakan duduk dulu, Dik!, laki-laki itu mengagetkan Mika.<br />
”Terimakasih Om”, jawab Mika pendek.  </p>
<p>Dan hati Mika mulai tak tenang. Ia gelisah. Seperti ada yang tidak beres dengan semuanya. Tak dilihatnya Sasa di antara mereka. Padahal, biasanya Sasa selalu tahu kapan Mika sampai di villa itu. Mika ingat Sasa seakan mempunyai indra ketujuh sehingga ia tahu apa yang akan terjadi. Bahkan perasaan Mika pun ia seolah tahu.  </p>
<p>Laki-laki separuh baya yang ternyata memang papa Sasa itu segera memeluk Mika. Erat sekali. Tidak ada kata terucap sepatah pun. Di sampingnya, mama Sasa menangis. Mika tak bisa bernapas karena pelukan papa Sasa terasa sangat erat. Mika tak mengerti.<br />
.Sungguh tak mengerti.<br />
Pelukan itu mengendur. Dilihatnya mata papa Sasa basah. Sudut mata laki-laki itu basah. Air mata seperti hendak tumpah. Sekali lagi Mika dipeluknya. Erat. Mama Sasa juga ikut-ikutan memeluknya. </p>
<p>Mika tak tahu harus bagaimana. Mika lemas. Sampul warna biru dalam novel yang dipegangnya jatuh.  Bumi runtuh. Ia menangis&#8230;.Satu hal yang paling tidak ia sukai. Ternyata, Sasa telah pergi selamanya tiga bulan yang lalu karena penyakit jantung yang diderita. Di villa itu juga. Dan sekarang adalah hari keseratus setelah kepergiannya.</p>
<p>Di luar hujan rintik-rintik membasahi bumi. Dan Mika masih menangis. Untuk yang kedua kali.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/269/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/269/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/269/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=269&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/gadis-manis-di-villa-61-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FREE EDUCATION IN 9 YEARS TO INDONESIAN CHILD AND YOUNG by Anik Damogalad</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/free-education-in-9-years-to-indonesian-child-and-young-by-anik-damogalad/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/free-education-in-9-years-to-indonesian-child-and-young-by-anik-damogalad/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 07:56:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia is country of island. There is approximately 17.504 island. But only 6000 island have dweller. How education at there, means in Indonesia? W ith the people more 230 million, Indonesia need great of human source. To need it, Indonesian of gouverment to purpose program of education thats spread until all people feel it. To [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=264&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia is country of island. There is approximately 17.504 island. But only 6000 island have dweller. How education at there, means in Indonesia?<br />
W ith the people more 230 million, Indonesia need great of human source.  To need it, Indonesian of gouverment to purpose program of education thats spread until all people feel it.<br />
To spread opportunity in education, Indonesian gouverment take one of policy about it, that all people, have age 7 to 14 years old have to study. Gouverment prepare of them free education.  They can study at Elementary School  (Sekolah Dasar/ SD) and Junior High School (Sekolah Menengah Pertama/ SMP). As written in law of Indonesia (Undang-Undang Dasar 1945) that all Indonesian people got same opportunity in education.  Because of that, in this program student are no need pay for it. Means, free. Gouverment give them all book also until graduate. Not only student at city but all student at remote area also got it.<br />
To get success this program, Indonesian gouverment take more money. They founding many school, Elementary School and Junior High School at all island and all region, all city to village.<br />
This Free education only can do at gouverment school. If student studying at Private school, they havenot facility from gouverment, means they have to pay and buying book at them school. So, not free.<br />
By this program, all Indonesian children and young can go to school then they can read and write, so they have knowledge. Hope they have critical mind. They became to creative person so they can survive in their life.<br />
But after Junior High School, means in Senior High School, gouverment don’t give free education again. They have to pay if study at there. How much they have to pay at Senior High School?  Some school are not same, means fariative, depend where they are studying. If they are studying at good school they need many cost but if they school  at level standard they no need much money for study. So, relative.<br />
Substantively, they are no need worry about highly cost of education because gouverment and many company  prepare scholarship for good student. But they have request about that, like brilliant, good achievement in academic or non academic or  skill as sport, music, or other talent.<br />
Anyway, all Indonesian people can follow this program, wherever they stay, its oke. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=264&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/free-education-in-9-years-to-indonesian-child-and-young-by-anik-damogalad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>VEGETARIAN? MENGURANGI PEMANASAN GLOBAL (Anik Damogalad)</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/vegetarian-mengurangi-pemanasan-global-anik-damogalad/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/vegetarian-mengurangi-pemanasan-global-anik-damogalad/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 07:34:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[VEGETARIAN? MENGURANGI PEMANASAN GLOBAL (Anik Damogalad) Konon, vegetarian ada hubungannya dengan pemanasan global. Kok bisa ya? Jelas bisa karena pemanasan global itu berawal dan terjadi karena banyaknya faktor yang membuat percepatan pemanasan suhu bumi itu sendiri. Pemanasan global disebabkan oleh banyaknya pemakaian zat2 aerosol yang terdapat dalam parfum atau dalam desinfektan, yang banyak digunakan dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=262&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>VEGETARIAN?</p>
<p>MENGURANGI PEMANASAN GLOBAL (Anik Damogalad)</p>
<p>Konon, vegetarian ada hubungannya dengan pemanasan global. Kok bisa ya? Jelas bisa karena pemanasan global itu berawal dan terjadi karena banyaknya faktor yang membuat percepatan pemanasan suhu bumi itu sendiri. </p>
<p>Pemanasan global disebabkan oleh banyaknya pemakaian zat2 aerosol yang terdapat dalam parfum atau dalam desinfektan, yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari2. Apalagi oleh warga kota yang cenderung ingin semuanya serba cepat tetapi tidak mau menghiraukan dampak yang ditimbulkan yang ternyata lebih hebat dari pada kegunaannya. </p>
<p>Polusi udara juga memberikan sumbangan besar pada percepatan global warming di bumi tercinta ini. Lalu apa hubungannya dengan vegetarian tadi? </p>
<p>Kita tahu bahwa vegetarian, yang orangnya dikenal dengan sebutan VEGIE, adalah seseorang yang hanya mengonsumsi sayur-sayuran saja, atau  bahan makan dengan basis tumbuhan. Jadi individu tersebut benar2 tidak mengonsumsi daging apa pun. Termasuk di dalamnya ikan. Secara umum individu itu menghindari mengonsumsi mahkhluk hidup. Apa pun alasannya. </p>
<p>Ajaran agama budha banyak mengajarkan hal itu. Ajarannya lebih kepada bagaimana menghargai keseimbangan lingkungan terutama bagaimana kita hidup berdampingan damai dengan makhluk hidup lain, seperti dengan tumbuhan dan binatang. Di antaranya adalah dengan tidak membunuh atau menyakitinya. Mungkin jika Anda pengikut atau pengagum dari Dalai Lama atau Sang Budha Gautama, kita akan lebih banyak memahami apa hakikat dari hidup ini. Hanya satu: KESEIMBANGAN</p>
<p>Komunitas atau pengikut ajaran Gautama lebih banyak menghindari hewan untuk dikonsumsi sebagai daging. Alasan utamanya sebenarnya adalah karena menghargai keseimbangan kita dengan lingkungan. Karena Tuhan menganugerahkan semua itu untuk hidup berdampingan secara damai. </p>
<p>Hubungannya dengan pemanasan global bisa kita lihat dari proses pemasakannya. Untuk mendapatkan daging yang empuk dan lezat, sesuai dengan cita rasa penikmat masakan itu, diperlukan waktu memasak yang lebih lama jika dibandingkan dengan kalau kita memasak sayuran hijau. Selain alas an itu, juga ada alasan lain yaitu jika banyak binatang yang dijadikan untuk konsumsi manusia maka akan banyak lagi peternakan yang muncul untuk menambah stok daging konsumsi.</p>
<p>Nah, jika ini terjadi maka, lahan yang seharusnya untuk menanam tumbuhan jadi akan tersita lebih banyak untuk peternakan, juga tumbuhan yang seharusnya dibiarkan hijau akan tergerus oleh habisnya tumbuhan itu untuk digunakan sebagai makanan ternak. Ini semua akan mempermudah  mata rantai pemanasan bumi agar lebih cepat terjadi. Bahkan tidak lama lagi bumi bisa makin memabara dengan bertambah cepatnya suhu. </p>
<p>Serta kita tahu bahwa adanya tumbuhan di muka bumi ini diharapkan bisa menjaga kelangsungan hidup alam, karena hutan (tumbuhan, red) adalah paru2 bumi. Dengan kata lain satu2nya alat agar bumi ini dapat bernapas dan hidup terus adalah hutan yang terjaga keberadaannya. </p>
<p>Dengan tidak merusak lahan hutan utuk dijadikan lahan ternak yang makin banyak digunakan untuk membuat perbanyakan hewan untuk produksi daging konsumsi manusia, maka  semuanya akan terjaga, terutama suhu bumi.</p>
<p>Lalu apa yang kita lakukan untuk semua itu? Menjadi VEGIE? Itu lebih baik dibandingkan dengan kita sebagai penyuka daging. Kita tak akan makan jika tanpa lauk daging? Sepertinya tidak bijaksana. Kita pun dituntut untuk menjaga keseimbangan alam, bukan dengan hal2 besar, cukup hal2 kecil asal kita bisa melakukan dengan baik, maka hal besar secara tidak langsung sudah kita lakukan. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=262&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2011/10/08/vegetarian-mengurangi-pemanasan-global-anik-damogalad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2011/06/08/259/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2011/06/08/259/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 11:05:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[BERTEMU DENGAN BACKPACKERS DUNIA, ELOK DYAH MESSWATI DAN AGUSTINUS WIBOWO by Anik Damogalad SABTU, 21 MEI 2011 Seperti biasanya, sebulan sekali aku mengikuti gathering di KOMUNITAS Baca Buku, satu komunitas tempat para pecinta buku berkumpul bersama. Di tempat inilah aku bisa sharing da bercerita tentang apa saja yang dialami oleh para penulis dan pembaca buku. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=259&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BERTEMU DENGAN BACKPACKERS DUNIA, ELOK DYAH MESSWATI DAN AGUSTINUS WIBOWO<br />
by Anik Damogalad<br />
SABTU, 21 MEI 2011</p>
<p>Seperti biasanya, sebulan sekali aku mengikuti gathering di KOMUNITAS Baca Buku, satu komunitas tempat para pecinta buku berkumpul bersama. Di tempat inilah aku bisa sharing da bercerita tentang apa saja yang dialami oleh para penulis dan pembaca buku. Aku senang sekali berada di antara mereka. </p>
<p>Serasa bertemu dengan orang yang senasib dan seide, kami bisa membahas berbagai macam hal. Dan hari ini pun, aku tak menyangka kalau bisa bertemu dengan para backpacker, yang tentunya pengalamannya tentang trekking sangat banyak sudah dibandingkan dengan aku yang hanya backpackeran lewat internet. Mereka benar-benar backpacker dalam dunia nyata bukan seperti ku. Aku tahu banyak tentang negara-negara asing hanya melalu internet.</p>
<p>Dan alangkah gembiranya aku, ketika aku melihat siapa bintang tamunya selain Mbak Elok. Ternyata Agustinus Wibowo, yang tulisan-tulisannya banyak aku baca di internet. Bahkan ketika aku browsing artikel tentang Nepal, justru tulisan Agustinus Wibowo lah yang pertama kali kukenal dan kusave. Begitu bertemu, aku langsung saja ngomong kalau tulisannya sangat kusuka. Wah,…memang agak norak juga, tetapi aku memang mengucapkannya dengan tulus dan senang hati. </p>
<p>Apalagi setelah sempet ngobrol dengannya. Wah…serasa mendapat satu kehormatan luar biasa. Aku jadi banyak tahu tentang dunia backpackeran itu seperti apa. Yang ternyata tak hanya melulu tentang jalan-jalan, bahkan lebih dari itu. Backpacker mengajari kita banyak bersyukur akan karunia Tuhan yang sangat luar biasa. Mengajarkan kita banyak manfaat dari berbuat baik dan ikhlas antara sesama, disamping mengajarkan kita sikap toleransi dan rendah hati. </p>
<p>Mbak Elok maupun Mas Agustinus, keduanya telah menuangkan kisah perjalanannya ke dalam  buku-buku yang telah diterbitkan. Selimut Debu dan Garis Batas adalah novel Agustinus Wibowo tentang perjalanannya ke negara-negara yang berakhiran AN. Afghanistan, Kazakistan, Usbechkistan, dll. </p>
<p>Berkenalan dengan mereka sungguh luar biasa. Tak kuduga kalau aku bisa bertemu langsung dengan orang-orang yang selama ini hanya kukenal melalui dunia maya, hanya melalui tulisan-tulisannya yang banyak sekali berpengaruh terhadap tulisanku. Paling tidak kontribusinya sangat besar ketika aku sedang menyelesaikan novelku yang pertama tentang Nepal, Negara yang sama sekali belum pernah kukunjungi dan hanya kukenal lewat dunia maya. </p>
<p>Dengan berkenalan mereka juga lah aku bisa semakin membuka diri bahwa ternyata di belahan dunia sana sangat banyak hal menarik dan membuat kita bersyukur bahwa negara kita sebenarnya juga kaya akan budaya, alam, dan seni. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/259/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/259/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/259/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=259&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2011/06/08/259/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BANTU AKU (anik)</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2010/01/04/bantu-aku-anik/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2010/01/04/bantu-aku-anik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 11:06:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poetry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[ANGIN&#8230;..bantu aku mengusirnya HUJAN, tolong guyurkan Luruhkan debuku, Sebelum melekat erat Dan aku kesulitan untuk Melepaskan semuanya Tidak kuingini segalanya semakin berarti Karena arti semua itu tak kan Membuatku berharga Bahkan dihargai Bukan, Batu&#8230;&#8230;&#8230;. Bantu aku membekukan hatiku sepertimu Sekeras kamu Agar semakin tegar, setegar kamu Bintang&#8230;.. Bantu juga aku untuk menjauh Sejauhmu di atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=255&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ANGIN&#8230;..bantu aku mengusirnya<br />
HUJAN, tolong guyurkan<br />
Luruhkan debuku,<br />
Sebelum melekat erat<br />
Dan aku kesulitan untuk<br />
Melepaskan semuanya   </p>
<p>Tidak kuingini segalanya semakin berarti<br />
Karena arti semua itu tak kan<br />
Membuatku berharga<br />
Bahkan dihargai<br />
Bukan,    </p>
<p>Batu&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Bantu aku membekukan hatiku sepertimu<br />
Sekeras kamu<br />
Agar semakin tegar, setegar kamu     </p>
<p>Bintang&#8230;..<br />
Bantu juga aku untuk menjauh<br />
Sejauhmu di atas sana<br />
TUHAN&#8230;..bantu aku&#8230;..lepaskan semua </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=255&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2010/01/04/bantu-aku-anik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I WANT TO…. (Anik Damogalad)</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2010/01/04/i-want-to%e2%80%a6-anik-damogalad/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2010/01/04/i-want-to%e2%80%a6-anik-damogalad/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 10:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poetry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[I want to my life is various Give to anybody More…as rainbow in the sky Full of nice, very I think about all So with that we will the mean… I’ll make my life This life, and your life…is very great So…all very nice….. We will get it…<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=253&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I want to my life is various<br />
Give to anybody<br />
More…as rainbow in the sky<br />
Full of nice, very</p>
<p>I think about all<br />
So with that we will the mean…</p>
<p>I’ll make my life<br />
This life, and your life…is very great<br />
So…all very nice…..<br />
We will get it…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=253&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2010/01/04/i-want-to%e2%80%a6-anik-damogalad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NEPAL : NEGERI IMPIAN 4  EVEREST, 8848m</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2009/11/07/nepal-negeri-impian-4-everest-8848m/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2009/11/07/nepal-negeri-impian-4-everest-8848m/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 06:44:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Tertinggi di dunia? Ya, sepuluh puncak tertinggi di dunia, delapan di antaranya ada di Nepal. Di antaranya adalah Annapura, Daulaghiri, dan Everest lah yang paling tinggi. Ada juga Kanchengjua di Pakistan. Puncak-puncak yang maha mempesona sekaligus maha dahsyat untuk ditaklukkan. Akan tetapi Everest yang sekarang berbeda dengan yang dulu. Dulu, kita bisa menikmati keindahan alamnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=250&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tertinggi di dunia? Ya, sepuluh puncak tertinggi di dunia, delapan di antaranya ada di Nepal. Di antaranya adalah Annapura, Daulaghiri, dan Everest lah yang paling tinggi. Ada juga Kanchengjua di Pakistan. Puncak-puncak yang maha mempesona sekaligus maha dahsyat untuk ditaklukkan.<br />
<span id="more-250"></span>Akan tetapi Everest yang sekarang berbeda dengan yang dulu. Dulu, kita bisa menikmati keindahan alamnya yang luar biasa. Ketinggian dan keangkuhannya membuat para pendaki di seluruh dunia penasaran dibuatnya. Gelisah oleh keangkuhannya yang menantang. Dan, beramai-ramailah mereka mencoba mendakinya, dengan segala cara. Di antaranya adalah dengan dibantu oleh para sherpa. Sherpa yang luar biasa.<br />
Salju putih abadi diselingi warna merah rodhodendron sangat sayang untuk dilewatkan.<br />
Di beberapa tempat di Everest, banyak kita temukan botol-botol minuman plastik maupun kemasan plastik dari makanan cepat saji bertebaran. Ini merupakan pencemaran lingkungan yang seharusnya dapat kita hindari. Mereka, para pendaki, naik gunung dengan berbekal minuman ini. Akan tetapi, begitu botol minuman mereka kosong, mereka membuangnya begitu saja. Lalu, siapa yang mau membawanya kembali turun? Masalahnya, apakah mereka mau membawa kembali botol kosong itu?<br />
Yang ada adalah, mereka membuangnya ke jurang2 yang ada di dekat mereka serta membiarkannya bertahun-tahun teronggok di situ tanpa seorang pun mau membuangnya. Dan sampah itu, dari tahun ke tahun bukan malah berkurang, akan tetapi makin bertambah banyak dan menggunung. Gunung yang seharusnya hijau dengan salju putih abadinya menjadi tercemar. Ironis…<br />
Kondisi itu menambah satu lagi pemandangan gunung baru, bukan gunung Everest dengan segala kemewahannya, tetapi gunung plastik yang tak mungkin bisa hancur seumur hidup. Abadi.<br />
Seharusnya  mereka dan kita semua sadar akan hal itu. Ikut menikmati keindahannya tetapi juga harus ikut juga melestarikan semua itu. Siapa lagi kalau bukan kita siapa lagi????</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=250&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2009/11/07/nepal-negeri-impian-4-everest-8848m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NEPAL: NEGERI IMPIAN 3, RHODODENDRON (Anik Damogalad)</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2009/07/17/nepal-negeri-impian-3-rodhodendron-anik-damogalad/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2009/07/17/nepal-negeri-impian-3-rodhodendron-anik-damogalad/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 05:37:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/2009/07/17/nepal-negeri-impian-3-rodhodendron-anik-damogalad/</guid>
		<description><![CDATA[Masing2 negara pasti memiliki bunga nasional. Disebut bunga nasional karena bunga ini banyak tumbuh di negara tersebut. Misalnya, Belanda, dikenal dengan bunga tulip, Indonesia mempunyai melati sebagai bunga nasional. Kenapa suatu bunga dipilih menjadi bunga nasional? Itu karena hampir di setiap penjuru kita bisa menemukan bunga itu. Begitu juga dengan Nepal, juga mempunyai bunga nasional. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=248&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masing2 negara pasti memiliki bunga nasional. Disebut bunga nasional karena  bunga ini banyak tumbuh di negara tersebut. Misalnya, Belanda, dikenal dengan bunga tulip, Indonesia mempunyai melati sebagai bunga nasional. Kenapa suatu bunga dipilih menjadi bunga nasional? Itu karena hampir di setiap penjuru kita bisa menemukan bunga itu.<span id="more-248"></span> </p>
<p>Begitu juga dengan Nepal, juga mempunyai bunga nasional. Ya, rodhodendron, flower of Nepal, itu yang menjadi ciri khas Nepal. Bunga ini tumbuh di semua tempat di wilayah Nepal. Kita tahu bahwa Nepal sebagian  besar wilayahnya terdiri dari bukit dan pegunungan. Nah, bunga rhododendron ini dengan mudah tumbuh di tempat itu. Ia dapat tumbuh di ketinggian di atas 1000 m dpl. </p>
<p>Warnanya yang cerah, dari putih, pink, serta merah menyala menghiasi di seluruh perbukitan dan gunung di Nepal. Jika kita lihat dari kejauhan, warnanya sungguh eksotis. Merah, di antara hijaunya hutan dan merah antara putihnya salju yang membalut gunung. Apalagi jika kita melihatnya dari jendela dalam pesawat, sungguh luar biasa.<br />
Rhododendron family dari Ericaceae merupakan tumbuhan semak, artinya bunga ini tumbuh berumpun, mempunyai banyak varietas, baik bentuk maupun warna. Mulai bentuk yang kecil sampai yang bertajuk besar.  Tinggi pohonnya 10 sampai 100 cm untuk yang spesies kecil dan paling tinggi adalah Rhododendron Gigantium, tingginya bisa sampai 30 meter. Ada sekitar 1000 spesies rhododendron.  Contoh beberapa varietasnya  antara lain: Rhododendron atlanticum, Rhododendron luteum, Rhododendron canadense, Rhododendron catawbiense.</p>
<p>Semua memesona. Rhododendron yang di Nepal kebanyakan berjenis Rhododendron arbeurium, yaitu rhododendron dengan tajuk besar dan berumpun lebat. Jika ingin menikmati indahnya Rhododendron, kita bisa datang ke Nepal antara bulan Mei sampai bulan Oktober. Karena di bulan-bulan itu keeksotisannya akan bisa kita nikmati dengan sempurna. </p>
<p>Bunga ini banyak ditemukan di sembarang tempat, tidak hanya di lereng gunung saja, tetapi di pekarangan rumah pun ditemukan. Di sepanjang jalan, rhododendron sebagai tanaman peneduh bagi pejalan kaki. Jika ditanam di pekarangan rumah, sangat bagus, di samping untuk pelindung juga untuk penghias halaman, sangat indah, apalagi jika saat musim berbunga.  </p>
<p>Rhododenron banyak dibudidayakan di Nepal karena selain menjadi plant di taman, juga bunganya banyak dipakai untuk bersembahyang. Kita tahu bahwa dalam agama Budha dan Hindhu media untuk bersembahyang adalah bunga. Dan rhododendronlah yang  bisa memenuhi untuk itu. </p>
<p>Dalam persembahyangan agama Budha dan Hindhu bunga ini dirangkai dan dipadukan dengan bunga lainnya misalnya marry gold yang berwarna orange menyala. Dalam acara2 nasional, misalnya peringatan tahun baru Nepal yang jatuh pada bulan April, atau dalam  acara2 keagamaan lainnya seperti hari raya TIHAR, DHASAIN, atau DIWALI, rhododendron lah yang banyak menghiasi.</p>
<p>Bukan hanya itu, dalam pengobatan bunga ini bisa juga dilakukan untuk mengobati radang, bahkan untuk obat antihepatitis. Sampai saat ini masih banyak dilakukan penelitian ilmiah untuk kegunaan bunga ini. </p>
<p>. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=248&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2009/07/17/nepal-negeri-impian-3-rodhodendron-anik-damogalad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KREATIVITAS ANAK BANGSA JUGA OKE.. (Anik Damogalad)</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2009/07/16/kreativitas-anak-bangsa-juga-oke-anik-damogalad/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2009/07/16/kreativitas-anak-bangsa-juga-oke-anik-damogalad/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 05:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia and me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang Indonesia hanya terkenal karena peringkat yang serba buruk? Dari soal bajak-membajak suatu produk sampai soal korupsi, Indonesia memang masuk peringkat atas. Jagonya kata orang-orang itu. Sebenarnya Indonesia itu banyak menyimpan generasi-2 yang pinter2. Bukan pinter yang negatif. Yang dimaksud di sini adalah jagoan-jagoan yang handal juga. Coba lihat, di ajang olimpiade sain tingkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=246&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa bilang Indonesia hanya terkenal karena peringkat yang serba buruk? Dari soal bajak-membajak suatu produk  sampai soal korupsi, Indonesia memang masuk peringkat atas. Jagonya kata orang-orang itu.<span id="more-246"></span></p>
<p>Sebenarnya Indonesia itu banyak menyimpan generasi-2 yang pinter2. Bukan pinter yang negatif. Yang dimaksud di sini adalah jagoan-jagoan yang handal juga. Coba lihat, di ajang olimpiade sain tingkat internasional, Indonesia selalu menampilkan jawara-jawara handal. Pantaslah kita berbangga hati bahwa sebenarnya kita termasuk bangsa yang pantas diperhitungkan juga. Kita bisa mengalahkan bangsa2 lain yang konon katanya lebih maju. Nah….</p>
<p>Sebenarnya banyak yang bisa kita unjuk gigikan kepada bangsa luar sehingga kita mendapat nilai plus dan nilai jual di mata bangsa lain, bahkan di seluruh dunia. Untuk urusan jual- menjual ini, kayaknya pasar yang paling menjanjikan adalah dunia kreativitas. Dunia kreativitas adalah dunia tanpa batas. Tak ada batasan atau norma2 yang mengatur dan membatasi ruang gerak yang satu ini.</p>
<p>Lihatlah begitu banyak hasil karya anak2 bangsa yang oke dan boleh dibilang hebat yang bisa kita jual di negara lain. Ya….buah dari kreativitas mereka yang berakar lokal tetapi bercita rasa internasional.</p>
<p>Masih ingat JOGGER, outlet yang menjual kaos, yang hanya ada satu2nya di BALI, dan tidak membuka cabang di mana pun. yang terkenal dengan pabrik kata-katanya yang nyleneh itu. Siapa sangka kata-kata yang dijungkir- balikkan serta diputar- balikkan itu menjadi sangat terkenal. Itu bukti bahwa dunia kreativitas bisa melampaui batas.</p>
<p>Tidak puas dengan kata-kata? Nah….sekarang ada JANGKRIK, yang juga berlokasi di  Bali. Sama dengan Jogger, tetapi Jangkrik bukan menggunakan kata2 sebagai andalannya tetapi  ia lebih fokus pada gambar2 kartun atau karikatur.</p>
<p>Masih di bidang fashion, ada batik, yang dikondangkan oleh desainer Iwan Tirta. Batik yang asli milik bangsa Indonesia ini bisa menjadi adibusana yang bergengsi di ajang internasional.  Dan jangan heran jika banyak anak muda Bandung yang sukses menciptakan sesuatu yang berbeda. Yah….dengan kreativitasnya yang terus mengalir mereka mampu mencetak uang milyaran lewat distro2 nya.</p>
<p>Jika kita datang ke Bali ada lagi hasil karya anak negeri yaitu Garuda wisnu kencana, (GWK) di bukit Jimbaran. Patung yang nantinya diklaim sebagai patung tertinggi di dunia yang konon tingginya melebihi patung Liberty di negeri Paman Sam itu telah menjadi magnit buat wisatawan manca Negara juga untuk terus dating mengunjungi Bali. Apalagi jika GWK sudah jadi (maksudnya semua fasilitas penunjangnya sudah lengkap seperti hotel dan mall), dimungkinkan seorang turis akan tinggal di Bali minimal 4 hari di sana. Wow….tentunya akan menambah pendapatan devisa negara.</p>
<p>Di bidang cita rasa lidah, ada kopi toraja yang sekilonya dijual dengan harga 500 ribu rupiah. Kopi ini adalah pemasok dari kopi starbuck yang beken itu. Kopi lokal denga harga berlipat ganda karena dikemas dengan sentuhan kreativitas dan berselera tinggi. Itu membuktikan bahwa produk lokal tidak kalah. Belum lagi soal bisnis makanan yang juga melibatkan kreativitas anak muda negeri ini. Es teller 77 dan mie tek-tek, yang juga kesohor di negara lain. Ini hanya  sebagian kecil dari contoh kreativitas yang layak jual.</p>
<p>Jangan lagi kita mengeluh ini, itu. Karena sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan untuk bangsa ini.  Memang sih, untuk urusan popularitas, kita memang kalah dibanding luar negeri. Tetapi dari segi kreativitas, sangat banyak yang bisa kita lakukan sehingga popularitas pun akan spontan terangkat juga.</p>
<p>Tuhan menganugerahi kita alam yang indah dan luar biasa dengan hunian di dalamnya yang sangat beragam. Itu menunjukkan kita harus bisa berkreasi untuk mewujudkan bentuk yang lain dari yang sudah ada sebelumnya. Jika itu dapat kita wujudkan, alangkah bangganya bahwa kita mampu berkreasi dan menghasilkan sesuatu yang membuat bangsa ini sangat bermartabat di mata dunia.<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/246/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/246/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/246/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=246&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2009/07/16/kreativitas-anak-bangsa-juga-oke-anik-damogalad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGAJAR DENGAN INTUISI</title>
		<link>http://anikzd.wordpress.com/2009/06/15/mengajar-dengan-intuisi/</link>
		<comments>http://anikzd.wordpress.com/2009/06/15/mengajar-dengan-intuisi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 12:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anikzd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anikzd.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Dilema bagi kita, para guru yang mengajar setiap hari, berhadapan dengan siswa setiap hari, dan harus siap setiap saat, siap dengan segala program belajar. Rencana pengajaran serta seabreg kurikulum yang rasanya membelenggu kebebasan kita sebagai guru. Kadangkala kita menginginkan kebebasan itu. Kebebasan di sini diartikan sebagai kebebasan mengajar materi yang hendak kita sampaikan pada anak. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=244&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dilema bagi kita, para guru yang mengajar setiap hari, berhadapan dengan siswa setiap hari, dan harus siap setiap saat, siap dengan segala program belajar. Rencana pengajaran serta seabreg kurikulum yang rasanya membelenggu kebebasan kita sebagai guru.<span id="more-244"></span><br />
Kadangkala kita menginginkan kebebasan itu. Kebebasan di sini diartikan sebagai kebebasan mengajar materi yang hendak kita sampaikan pada anak. Bagi yang menyukai kebebasan, perangkat pembelajaran seringkali mengekang kreatifitas kita dalam mengajar.<br />
Saya lebih setuju jika kita mengajar berdasarkan intuisi. Maksud intuisi di sini adalah sebelum mengajar kita melihat situasi atau keadaan siswa kita di kelas. Apakah hari itu anak-anak antusias, gembira, atau suasananya lagi mendung bahkan turun hujan. Itu semua akan mempengaruhi kita dalam memilih materi yang akan kita ajarkan.<br />
Yang kita lakukan sebelum memberikan materi adalah membaca atau melihat situasi dan kondisi yang terjadi di kelas saat itu. Dan kita bisa membuka percakapan hari itu sesuai dengan kondisi yang ada. Tentu saja kita juga harus tahu kapan pertemuan terakhir dengan mereka dan sampai di mana pokok materi yang kita sampaikan.<br />
Jika materi yang kita sampaikan sudah tuntas atau sudah selesai, kita bisa membukanya dengan materi yang baru. Nah, inilah saatnya intuisi kita bergerak dan dituntut untuk proaktif dan kreatif. Semua tahu jika seorang guru hendak mengajar harus menyiapkan serentetan rencana materi ajar. Misalnya, untuk bidang studi bahasa Indonesia, rencana pengajaran minggu ini adalah membuat surat lamaran pekerjaan. Semua materi sudah kita siapkan dari rumah. Akan tetapi begitu sampai di kelas tiba-tiba salah seorang siswa bertanya tentang bagaimana menentukan watak tokoh dalam cerita. Nah…….<br />
Jika situasi yang kita hadapi seperti itu, kita tidak perlu lagi melihat rencana pengajaran yang telah kita buat. Lebih baik kita langsung ke materi Bagaimana menentukan watak tokoh dalam cerita. Kebetulan materi ini berkaitan dengan unsur intrinsik dalam karya sastra. Bukan kenapa? Ini akan lebih baik dibandingkan apabila kita tetap mempertahankan materi awal yang telah kita siapkan. Seandainya kita bertahan dengan rencana awal kita, itu akan mubazir alias sia-sia. Percaya atau tidak siswa tidak akan mau mendengarkan materi apa yang kita sampaikan. Dengan melihat pertanyaan yang dilontarkan mereka, kita tahu bahwa mereka ternyata lebih tertarik dengan materi perwatakan dalam cerita dari pada yang lain. Jadi, kenapa tidak kita lanjutkan saja? Bukankah tujuan kita mengajar itu agar materi yang ingin kita sampaikan dimengerti oleh siswa?<br />
Bukan berarti kita tidak mengikuti aturan materi dalam rencana pengajaran yang kita buat  tapi itu semata-mata kita melihat kesiapan dari siswa.  Artinya, kali itu materi apa yang mereka minati. Jika mereka berniat  dan menyukai satu materi atau tertarik dengan materi itu, maka kita akan dengan mudah mengajak mereka untuk mengenal serta memahaminya lebih jauh lagi. Itu satu keuntungan buat kita.<br />
Saya pikir, kita tak perlu urut dalam mengajarkan materi. Yang penting kita tahu materi-materi apa yang harus diberikan kepada siswa selama satu semester itu. Jadi, bukan urutnya materi tetapi bagaimana materi itu bisa sampai ke siswa dan dapat mereka pahami dengan bahasa yang komunikatif. Yang jelas, rambu-rambu materi yang ada dalam kurikulum tetap kita gunakan sebagai acuan. Jadi, kita pun mengajar tidak terkesan ngawur.<br />
Untuk itu, kita harus benar-benar menguasai seluruh materi yang akan diberikan kepada siswa selama satu tahun, bahkan semua ilmu yang terkait dengan bidang studi kita, mulai dari tingkat yang paling dasar. Apabila hal itu kita lakukan, kita tidak lagi merasa canggung atau merasa terbebani mengajar siswa dan sebaliknya siswa akan merasa enjoy dan mudah memahami  materi yang kita berikan. (anik)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anikzd.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anikzd.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anikzd.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anikzd.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anikzd.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anikzd.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anikzd.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anikzd.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anikzd.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anikzd.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anikzd.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anikzd.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anikzd.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anikzd.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anikzd.wordpress.com&amp;blog=3667902&amp;post=244&amp;subd=anikzd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anikzd.wordpress.com/2009/06/15/mengajar-dengan-intuisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4d798c6a705d9941113a4bf9cbbf3fa?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anikzd</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
